Kita mungkin pernah mengubur sebuah kebersamaan, memburamkannya di dalam serbuk ingatan kita. Aku akan menjawab dengan jujur iya kalau mereka bertanya demikian kepadaku. Berbagai alasan kita kemukakan untuk membenarkan tindakan itu. Kebosanan mungkin salah satunya. Ia lahir karena monotonnya kebersamaan itu berjalan, sedangkan hidup itu butuh perubahan ke arah yang lebih baik. Bukan juga karena kerakusan untuk mengeruk semua ambisi menjadi nyata sehingga membenamkan kebersamaan itu akibat perbedaan jalan yang kita arungi masing-masing.
02 June 2012
28 April 2012
Seorang Manusia
Pada keseharian kita dalam membahasakan sesuatu, kita tak bisa lepas dari 3 hal utama yakni, Tuhan, alam dan manusia. Ketiga hal ini walaupun sebenarnya adalah sesuatu yang global, namun aku yakin bahwa kita takkan bisa lari dari 3 hal itu dalam membahasakan sesuatu. Merunut ke belakang, tentang apa yang pernah saya tuliskan di sini, rasa-rasanya sisi ‘manusia’ jarang saya bahasakan, dan yang paling banyak saya deskripsikan adalah situasi sekitar saya. Singkatnya aku lebih banyak bercerita tentang alam sekitar. Sedangkan tentang ‘Tuhan’, entah kenapa aku belum berani untuk membahasakannya. Ada keangkuhan yang terselip ketika mencoba membahasakan tentang-Nya.
16 April 2012
Pusara Kehidupan
"Telingamu masih berfungsi kan?"
"Kau mendengarnya bukan?"
"Menurutmu bagus nggak?"
Pukk... Satu tepukan mendarat di bahunya, menyadarkan dirinya yang tak menghiraukan suara di sampingnya. Yang berbicara mungkin mengira bahwa ia tak mendengar apa yang diucapkannya. Bukan.. bukan ia tak mendengarnya, tetapi ia hanya bisa terdiam mendengar rentetan pertanyaan-pertanyaan itu. Tak tahu harus menjawab apa.
"Kau mendengarnya bukan?"
"Menurutmu bagus nggak?"
Pukk... Satu tepukan mendarat di bahunya, menyadarkan dirinya yang tak menghiraukan suara di sampingnya. Yang berbicara mungkin mengira bahwa ia tak mendengar apa yang diucapkannya. Bukan.. bukan ia tak mendengarnya, tetapi ia hanya bisa terdiam mendengar rentetan pertanyaan-pertanyaan itu. Tak tahu harus menjawab apa.
14 April 2012
Beranda Sore Hari
![]() |
| Sumber Gambar : Momen Sehabis Hujan |
Pandanganku tertuju pada awan hitam di depanku. Hembusan angin membawanya bergerak ke arahku, mencoba menutupi langit biru yang memayungiku. Aku tidak tahu kabar apa yang dibawanya. Mereka hinggap dan segera mencurahkan isinya. Tetapi semuanya hanya berlangsung sekejap, cuma sekilas dan mereka pun berlalu mencari perhentian terakhirnya. Tak terasa langit biru pun kembali menghiasi atapku. Gerimis yang turun sebelumnya, telah menimbulkan sengatan aroma tanah basah. Mungkin inilah saat-saat yang paling indah untuk menikmati guyuran sesaat dari awan hitam tadi. Kita mungkin sering mengalami guyuran sesaat itu, tetapi kita seakan lebih sering tak menyadarinya dan tak mencoba membahasakannya dengan rasa syukur.
Subscribe to:
Posts (Atom)



